Indikator Kebahagiaan Di Dunia

Indikator Kebahagiaan Di Dunia

Pada hakikatnya semua orang pasti ingin bahagia dan membahagiakan. Belakangan, banyak seminar-seminar yang secara khusus membahas sola kebahagiaan. Namun, bagi seorang muslim, kebahagiaan seperti apa yang terdapat didalam Al-Qur’an?

Pertama, Qalbun Syakirun (Hati Yang Selalu Bersyukur)

Memiliki rasa syukur berarti menerima apa adanya (qona’ah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress, dan mensyukuri segala sesuatu yang sudah Allah berikan kepada kita semua.

Kedua, Al Azwaju Shalihah (Pasangan hidup yang Shaleh)

Siapa yang tidak ingin memiliki pasangan hidup yang shaleh dan shalehah? Semuanya pasti menginginkannya. Pasangan yang dapat membimbing kita untuk menjadi lebih baik lagi dari sebelum-sebelumnya. Selain itu di akhirat kelak seorang suami (sebagai imam) akan meminta pertanggung jawaban dalam mengajak istri dan anaknya dalam keislaman.

Ketiga, Al Auladun Abrar (Anak yang shaleh)

Do’a anak yang shaleh/ shalihah kepada orang tuanya pastinya dijamin dikabulkan Allah, maka berbahagialah yang memiliki anak sholeh/ sholehah. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa amal ibadah kita ternyata tidak cukup untuk membalas cinta dan kebaikan orangtua kita. Namun, minimal kita bisa membalasnya nanti dengan menjadi anak yang sholeh dan sholehah.

Keempat, Albiatu Sholihah (Lingkungan yang kondusif untuk iman)

Yang dimaksud dengan lingkungan kondusif adalah memilah-milah seperti apa orang yang bisa dijadikan sahabat karib kita. Teman yang kita pilih harus mempunyai nilai tambah terhadap keimanan kita sendiri.

Kelima, Al Malul Halal (Harta yang halal)

Bukan banyaknya harta yang menjadi sumber kebahagiaan kita. Melainkan halal atau tidaknya harta yang kita miliki. Dengan menjauhkan yang haram, hati menjadu bersih dan suci, serta kokoh dalam ketenangan hidup.

 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Show Buttons
Hide Buttons